Monday, 1 June 2009

Jangan suka ketawa

Memang inda dapat dinafikan, dan kamu semua pun tahu, aku ani andang jenis yang yang suka banar kan beibun. Beibun, beibun, beibun. Iatah ganya keraja ku kalau aku bejumpa dengan kawan-kawan ku. Ada pepatah inggeris yang mengatakan, bila di translate, kira-kira berbunyi: satu hari tanpa ketawa ialah satu hari yang terbuang.

Walaupun aku kaki beibun, aku tau statement atu inda lurus. Aku sebenarnya tau banyak ketawa ani andang inda bagus. Aku tau. Tau ku, setan suka kalau manusia beibun saja kerajanya. Tapi kenapa aku masih jua suka beibun?

Around a year ago, aku ada kemahuan untuk tone down sedikit. I tried, and I tried, but I keep on failing. In fact, aku rasa macam aku lebih teruk lagi. Antah, inda ku tau mengapa.

Kadang-kadang aku pikir, what is it that I’m trying to achieve by joking around saja keraja ku ani. Adakah aku mau orang disekeliling ku menyukai aku? Or do I want that satisfaction that I get when I make people happy? Whatever it was, it is clear that my goal in life was, in fact, FAULTY. I was probably so obsessed in making people to be fond of me, when in fact, sebenarnya aku secara tidak langsung lupa yang aku INDA melakukan apa-apa untuk membuatkan penciptaku, Allah 'Azzawajalla, untuk mencintaiku. I didn’t do anything to impress my creator, but INSTEAD aku cuba membuatkan manusia disekeliling ku suka kepada ku. I chose to please people around me instead of pleasing my Lord.

Sekarang, aku Insya Allah sedikit sebanyak menyedari apa yang salah dan apa yang lurus (macam baru baligh rasaku eh), kalau boleh aku inda mau lagi kan beibun. Bila ku sorang-sorang, memang ku bepikiran cematu. Tapi bila ku ditemukan sama kawan atau orang-orang yang sekepala sama aku, sikap ku yang suka beibun atu datang tia lagi sekali. Kadang-kadang inda sadar. Sekali sudah balik rumah, barutah kan istighfar. Baru tah sadar yang aku telah menhambakan diriku kepada syaitan yang mungkin telah menghasutku untuk beibun. Lamah aku atu, secara inda sedar, aku telah tunduk kepada hasutan syaitan.

Banyak ketawa boleh mematikan hati. Kalau hati ketani mati, hati ketani menjadi gelap. Dengan hati yang gelap, ketani inda akan mudah menerima hidayah Allah. Nauzubillah. Aku takut, takut ku aku berpaling semula ke jalan yang salah.

Nabi Muhammad SAW inda pernah ketawa, kalau baginda mendengar sesuatu yang lucu pun, paling-paling pun, baginda hanya akan tersenyum. This is the one attribute I’d like to mimic at the moment. Tapi payah. Tapi mungkin perlahan-perlahan, insya Allah. Tapi, ada suara di dalam hati ku mengatakan: “Jirin, kalau kau tone down, karang orang cakap kau boring”. Aku inda kira kalau kamu cakap aku boring, yang penting, Allah inda akan boring sama aku.

A friend’s personal message on my MSN reads out “Life in this world is nothing but a deceiving enjoyment 57:20” Sila renungkan.

Beibun, becali, becanda, ketawa, inda salah tapi mesti besederhana. Jangan saja nya orang ketawa sampai terburai segala isi parut, sudah, khalas! Kalau kamu mau tau lagi dengan lebih detail, kamu research sendiri. Ada limitations nya. Tapi pokoknya, aku mau pipe down, end of story. Reflect upon sabda Nabi Muhammad SAW yang sebuting ani: “Sebaik-baik urusan biarlah besederhana.”

Allahu'alam.

4 comments:

Anonymous said...

Surah Ar-Rad (13:11) "Verily never will Allah change the condition of a people until they change it themselves."

If you have the niat to change, and you make the effort to change, Allah swt will take care of the rest :)

Kena ada usaha dulu of course, maybe identify what it is that makes u want to "beibun" berabisly - is it the company, the conversation etc etc? and try to change it. :)

but like u said, everything is ok in moderation. kan bercali pun, bercali dengan niat kan bawa orang ke Islam, tapi dengan moderation je :) and its not boring to obey Allah swt, it never is :) (although i know sometimes it does feel that way, when inda mau ketawa at the same things other ppl are ketawa-ing at, or people say "jangan bagitau ia, mana ia suka tu"...take it as a blessing, that Allah swt loves you so much that He has put in your heart the ability to distinguish between those things which bring you closer to Him...and everything else.)

may Allah swt reward your efforts in this life and the next. amin

Jirin said...

Waaah, ana baru tebaca comment ani. Syukran for sharing sama ana!

You are right, it is NEVER boring to please Allah, NEVER. =)

Syukran once again!!!

Dania805 said...

salam Jirin...

Allah sayang.... dats y ia bisikkan niat ke hatimu Jirin... *Subhanallah*

siuk eh..

Sesungguhnya Dia nda pernah menganiyai kitani...kitani yng menganiayai diri sendiri...

ketawa hiburan lalai sesat lupa dll..

ur post sebagai reminders sesama kitani..

Jazakallah..

Jirin said...

Waálaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Thanks for leaving the comment. I really appreciate it. Semoga Allah berkati ketani semua Insya Allah Taála.

Amin